www.makassarcomputindo.com - Pusat Service dan sparepart komputer, Laptop dan kamera, Central service kamera Makassar
News
27 Agustus 2015
Tips Cara Set-UP Kamera Baru
Ketika Anda baru membeli kamera untuk pertama kali khususnya kamera DSLR, Anda mungkin akan bingung hal apa saja yang perlu dilakukan untuk set-up kamera sebelum digunakan. Berikut ini panduan sederhana cara set-up kamera baru untuk pertama kali: detail

3 Januari 2015
Mengenali Kode Chipset Intel
Daftar Kode Chipset Intel detail

» index berita
Login
Testimonial
Aksa
Pak, cabang d maros tpatnya d mana yah? Sy punya nikon ngk mau nyala

» lihat testimonial
» isi testimonial
Others

Tips Cara Set-UP Kamera Baru


27 Agustus 2015

Ketika Anda baru membeli kamera untuk pertama kali khususnya kamera DSLR, Anda mungkin akan bingung hal apa saja yang perlu dilakukan untuk set-up kamera sebelum digunakan. Berikut ini panduan sederhana cara set-up kamera baru untuk pertama kali:

  1. Charge / Isi Daya Baterai

Hal ini mungkin tidak perlu dilakukan bila kamera digital Anda mengunakan baterai AA konvensional, karena sekarang baterai AA yang re-chargeable atau bisa di isi ulang juga ada. Saat ini sebagian besar kamera digital mengunakan baterai lithium, dan sebelum digunakan baterai tersebut perlu di charge terlebih dahulu walaupun biasanya beberapa sudah terisi daya dari pabrik. Dengan me-charge baterai lebih dahulu kita bisa memeriksa kondisi baterai dan memastikan sudah terisi daya penuh sebelum digunakan, selain itu secara tidak langsung kita telah memeriksa kelengkapan charger karena bisa saja dalam proses pengemasan ada yang terlewat misalnya kabel charger tidak ada maka secepatnya kita bisa klaim ke penjual.

  1. Format Kartu Memori

Lakukan format kartu memori di kamera, jangan di perangkat lain. Hal ini untuk mengetahui apakah kartu memori tersebut kompatibel dengan kamera kita, apakah kondisinya masih baik dan yang terpenting menyesuaikan format kartu memori sesuai dengan kamera yang kita gunakan sehingga hasil foto maupun video bisa tersimpan dengan baik di kartu memori.

Apabila kartu tersebut adalah kartu lama maka pastikan bahwa Anda telah menyalin data di kartu memori tersebut ke media lain, karena ketika kartu memori tersebut di format maka data yang tersimpan di kartu tersebut akan hilang.

  1. Atur Image Quality and Size

Kamera digital khusunya DSLR menyediakan pilihan format jenis file yang akan disimpan di kartu memori mulai dari Fine, Extra Fine, Large dan RAW. Semakin tinggi kualitas gambar maka semakin besar ukuran file yang dihasilkan, sehingga banyak “memakan” kapasitas kartu memori dan membuat kemampuan menyimpan menjadi sedikit. Dengan mengatur terlebih dahulu kita bisa menentukan dengan cermat tanpa terburu-buru. Foto yang kita hasilkan disimpan dalam format file apa, sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas kartu memori.

Image-Size-and-Quality

  1. Setting White Balance ke Auto

Sistem kerja kamera sama seperti mata dan otak manusia, lensa berfungsi seperti mata yaitu menangkap obyek dan meneruskan ke otak atau prosesor untuk diterjemahkan bentuk, warna dan unsur lainnya dari obyek, apabila otak manusia sudah bisa bekerja secara otomatis tidak demikian dengan prosesor kamera. Agar prosesor kamera bisa menerjemahkan warna dari obyek secara tepat, misalnya warna putih benar-benar ditampilkan putih tidak menjadi warna abu-abu misalnya, maka perlu di setting white balance-nya. Untuk langkah awal jangan lupa untuk setting White Balance ke Auto, karena ini adalah pilihan yang terbaik untuk berbagai situasi pencahayaan. Namun ada kalanya untuk situasi tertentu setting White Balance-Auto kurang memuaskan, dimana setting Fluorescent, Tungsten atau Manual memberikan hasil yang lebih baik. Untuk memahami hal ini nanti anda bisa mempelajari tentang white balance lebih rinci, namun untuk langkah awal jangan lupa pastikan setting White Balance kamera anda ke Auto.

White-Balance

  1. Setting Metering Kamera

Metering adalah cara kamera mengukur cahaya untuk menentukan nilai variabel exposure (shutter speed, ISO, Aperture) yang tepat. Ada tiga cara dalam mengukur metering yaitu Center Weighted Metering, Spot/Partial Metering dan yang terakhir Matrix atau Evaluative Metering. Apabila anda belum mengerti tentang Metering, Anda bisa mempelajarinya nanti dan untuk awal gunakan Matrix atau Evaluative Metering, karena kamera akan mengukur kecerahan cahaya di seluruh bidang foto dan memberikan rekomendasi setting exposure untuk menghasilkan foto dengan kecerahan yang seimbang diseluruh bidang foto.

metering_mode

  1. Setting Auto Fokus

Fokus adalah aksi menyesuaikan jarak antara lensa dengan subyek agar cahaya yang terkumpul dapat membentuk gambar subyek dengan jelas dan tajam atau tidak kabur, agar kamera fokus fotografer dapat memutar cincin lensa sampai subyek terlihat jelas di jendela bidik. Namun saat ini hampir semua kamera digital sudah memiliki fungsi auto-focus sehingga fotografer tidak perlu memutar cincin pada lensa tapi cukup menekan setengah tombol shutter. Pada kamera dslr biasanya terdapat tiga fungsi auto-focus yang bisa kita pilih, yaitu: mode Single Point Focus (AF-S ), Continous Auto Focus (AF-C) dan Al-Focus (AF-A).

Focus_mode_camera

Mode AF-S atau Single Point Focus atau disebut juga One Shot pada kamera Canon, kamera akan otomatis mengunci titik fokus saat kita menekan setengah tombol shutter dimana titik fokus tersebut tidak akan berubah walaupun subyek bergerak karenanya mode ini lebih tepat untuk subyek yang tidak bergerak. Mode AF-C atau Continous Auto Focus atau disebut juga Al Servo pada kamera Canon adalah kebalikan dari AF-S dimana titik fokus kamera akan mengikuti gerak subyek sehingga mode ini cocok untuk subyek yang bergerak. Mode AF-A atau Al Focus adalah kombinasi dari AF-S dan AF-C, dimana titik fokus akan diam apabila subyek diam dan akan bergerak mengikuti subyek bila subyek bergerak. Apabila anda belum paham sepenuhnya mengenai fokus pada kamera untuk setting awal anda bisa gunakan mode Al Focus.

  1. Setting AF-Point Selection

Selain mode auto-focus diatas, kamera dslr juga memungkinkan kita untuk menentukan sendiri titik fokus yang kita inginkan, karena itu pada setting AF-Point Selection terdapat dua pilihan Manual dan Auto. Apabila kita memilih Manual kita dapat menentukan di titik mana yang ingin kita fokuskan sedangkan bila kita memilih Auto maka kamera akan mendeteksi subyek yang terdekat atau mendeteksi wajah manusia sebagai titik fokus. Untuk setting awal anda bisa pilih Auto.

AF-Point Selection

  1. Setting Drive Mode

Pada setting ini kita menentukan mode kerja dari tombol shutter. Terdapat tiga pilihan yaitu: Single Shot, Continous Shot dan Timer. Mode Single Shot– kamera hanya mengambil gambar satu kali saat kita menekan tombol shutter, sedangkan Mode Continous Shot– kamera akan terus mengambil gambar selama kita menekan tombol shutter sampai kita berhenti menekan tombol shutter. Mode Timer-kamera akan menghitung waktu sebelum mengambil gambar, dimulai saat kita menekan tombol shutter sampai waktu yang ditentukan habis. Untuk setting awal pilih Single Shot.

drive-mode

  1. Setting Image Stabilisation.

Gerakan kecil baik disengaja maupun tidak sengaja dapat membuat hasil gambar kabur, hal tersebut dapat diminimalisasi dengan fungsi Image Stabilisation pada lensa, karenanya jangan lupa untuk setting On pada Image Stabilisation pada lensa. Jika anda mengunakan tripod maka dapat merubah Off pada Image Stabilisation.

imagestabilizer

  1. Setting Colourspace

Kebanyakan kamera dslr sekarang menawarkan dua jenis Colourspace, yaitu RGB dan sRGB. Adobe RGB mempunyai rentang warna yang lebih besar dan beragam daripada sRGB, sehingga untuk setting awal anda sebaiknya memilih RGB.

ColorSpaceCamera

  1. Setting Picture Style atau Picture Control

Kamera dslr sekarang mempunyai kemampuan untuk mengolah gambar dalam beberapa mode warna untuk menghasilkan gambar dengan komposisi warna yang dramatis, misalnya pilihan Picture Style-Landscape maka kamera akan meningkatkan warna biru dan hijau sehingga warna tumbuhan dan langit lebih menonjol dan jelas, diharapkan gambar pemandangan yang dihasilkan lebih hidup dan dramatis. Pada pilihan Picture Style-Monocrom gambar yang dihasilkan akan menjadi hitam-putih. Sedangkan pilihan Default atau Standart menghasilkan gambar yang natural dimana kamera tidak merubah komposisi warna sehingga mode ini cocok untuk memotret diberbagai situasi, pastikan setting awal kamera anda pada mode ini.

picturestyle_camera

Sumber:fotografipemula.net



Baca juga
  » 3 Januari 2015
Mengenali Kode Chipset Intel
Daftar Kode Chipset Intel

Information
Search
Search:
Pembayaran

BCA: 0255333572
Fathul Muien Yusuf
Mandiri: 1520070500042
Fathul Muien Yusuf
BNI: 0110271158
Fathul Muien Yusuf
BRI: 3051.0100.6696.504
Fathul Muien Yusuf

PENGIRIMAN


Others
© 2012 www.makassarcomputindo.com
E-mail: makassarcomputindo@gmail.com  Technical support  Gsm: 081241500042 Call Time 09.30 - 16.30 Wita
Offline Store: Makassar  Panakkukang Computer Center (PCC) LT. 2, Blok KAC12 (ex. Pasar Segar) Sentra Bazaar Jl. Pengayoman, Kec. Makassar, CDMA: 085106162626, GSM: 081297500042 - Maros Jl. Poros Ujung Pandang Maros KM 21 (depan Hotel Dharma Nusantara ) Maros Telp. 0411-4813393 - 082324500042

Toko Online